Math
matematika dan duniaku
Rabu, 19 Juni 2013
ZONA MATEMATIKA: Bilangan Prima Terbesar Ditemukan
ZONA MATEMATIKA: Bilangan Prima Terbesar Ditemukan: Bilangan prima terbesar berhasil ditemukan. Bilangan tersebut punya jumlah digit 17.425.170. Diketahui, bilangan prima merupakan bilang...
Selasa, 18 Juni 2013
ZONA MATEMATIKA: Soal dan Pembahasan Olimpiade Matematika SMA Tahun...
ZONA MATEMATIKA: Soal dan Pembahasan Olimpiade Matematika SMA Tahun...: Saya pernah memposting ebook 8 tahun OSN Matematika . Di dalam ebook tersebut terdapat soal dan pembahasan olimpiade Matematika SMA ting...
Berbagi dan Belajar: Pembahasan Soal OSN Guru Matematika SMA 2012 Tingk...
Berbagi dan Belajar: Pembahasan Soal OSN Guru Matematika SMA 2012 Tingk...: Pada kesempatan kali ini blog berbagi dan belajar akan membagikan pembahasan soal OSN (Olimpiade Sains Nasional) khusus Guru Matematika SMA ...
Selasa, 16 April 2013
5 TIPE SOAL UJIAN NASIONAL SMK FUNGSI LINEAR (PERSAMAAN GARIS LURUS)
5 TIPE SOAL UJIAN
NASIONAL SMK FUNGSI LINEAR (PERSAMAAN GARIS LURUS)
1.
UN
2011/2012 Paket A13 No.9
Persamaan garis yang melalui titik (–
2, 1) dan bergradien 2/3 adalah ...
A.
2x
– 3y + 7 = 0
B.
–
2x + 3y+ 7 = 0
C.
2x
– 3y – 7 = 0
D.
2x-
3y + 1 = 0
E.
2x
– 3y – 1 = 0
2.
UN
2010/2011 Paket 46 No.24
Persamaan garis yang melalui titik (–
5, 2) dan sejajar garis 2x – 5y + 1 = 0 adalah ....
A.
2x
– 5y = 0
B.
2x
– 5y + 20 = 0
C.
2x
– 5y – 20 = 0
D.
5x
– 2y – 10 = 0
E.
5x
– 2y + 10 = 0
3.
UN
2009/2010 Paket A No.5
Persamaan garis pada gambar
di bawah ini adalah ....
___________________________________
A.
2x
+ 3y = 18
B.
–
2x – 3y = 16
C.
2x
– 3y = 18
D.
2x
– 3y = – 16
E.
2x
+ 3y = – 18
4.
UN
2008/2009 Paket A No. 5
Diketahui titik A(– 2, – 1) dan titik
B(1, 8) maka persamaan garis yang melalui titik A dan B adalah ...
A.
y
= – 3x + 8
B.
y
= – 2x + 7
C.
y
= 2x+ 3
D.
y
= 3x + 5
E.
y
= – 2x – 5
5.
UN
2006/2007 Paket A No.27
Persamaan garis yang melalui titik
P(2, – 3) dan tegak lurus garis 2y + x – 7 = 0 adalah..
A.
2y
+ x + 4 = 0
B.
2y
– x + 8 = 0
C.
y
– 2x + 7 = 0
D.
y
+ 2x – 1 = 0
E.
y
+ x + 1 = 0
Rabu, 04 April 2012
TRIPEL PHYTAGORAS
Tripel Phytagoras merupakan
himpunan-himpunan urutan persekutuan tiga bilangan tertentu yang dapat
mewakili panjang sisi-sisi dari suatu segitiga siku-siku.
Beberapa himpunan ini adalah (3, 4, 5), (5, 12, 13), (8, 15, 17), (7, 24, 25).
Mungkin Anda bertanya, "Bagaimana kita
bisa menemukan tripel-tripel Phytagoras yang lain tanpa harus melakukan
cara coba dan diuji kembali"
Anda hendaknya mampu mengenali tripel-tripel Phytagoras dan membedakan tripel-tripel Phytagoras yang primitif dan bukan.
Cobalah Anda cari anggota yang hilang pada tripel-tripel Phytagoras berikut ini.
Cobalah Anda cari anggota yang hilang pada tripel-tripel Phytagoras berikut ini.
- (3, 4, ___ )
- (7, ___ , 25 )
- (11, ___, ___ )
Dua tripel yang pertama dapat ditentukan
dengan mudah dengan menggunakan Teorema Phytagoras. Bagaimanapun,
metode ini tidak berlaku untuk tripel yang ketiga.
Pikirkan bilangan m dan n yang relatif prima (dimana m > n) dan dimana yang satu adalah genap dan satu lainnya ganjil.
Kita sekarang akan menunjukkan bahwa (a, b, c) adalah Tripel Phytagoras primitif dimana :
Kita sekarang akan menunjukkan bahwa (a, b, c) adalah Tripel Phytagoras primitif dimana :
a = m2 – n2
b = 2mn
c = m2 + n2
c = m2 + n2
Tabel dibawah ini memberikan beberapa Tripel Phytagoras
primitif yang kecil.
m
|
n
|
a
|
b
|
c
|
2
3
4
4
5
5
6
6
7
7
7
|
1
2
1
3
2
4
1
5
2
4
6
|
3
5
15
7
21
9
35
11
45
33
13
|
4
12
8
24
20
40
12
60
28
56
84
|
5
13
17
25
29
41
37
61
53
65
85
|
Sumber : Wahyudin, Sudrajat. Ensiklopedia Matematika untuk SLTP (Topik-Topik Pengayaan Matematika). Jakarta : Tarity Samudra Berlian. 2003
Langganan:
Komentar (Atom)